Kesenian Wayang Kulit di Tulungagung

Sejarah telah mencatat bahwasanya masyarakat tulungagung sangat identik dengan budaya jawa. Dari logat bahasa yang biasa di gunakan dalam bersosialisasi sampai budaya jawa kental terasa di seluruh penjuru wilayah kabupaten tulungagung. Oleh karena itulah sejarah juga menulis beberapa tokoh seniman jawa lahir disini dari berbagai jenis kesenian tradisional. Meski peradaban kehidupan masyarakat sudah banyak yang berbaur dengan kesenian modern tetapi seakan tak pernah padam, geliat seni di tulungagung masih bisa melahirkan talenta talenta seniman muda. Dan diantaran talenta seni dari tulungagung mampu memadukan antara kesenian tradisional dengan kesenian modern. Atas sinergi itulah budaya jawa di tulungagung masih di terima luas oleh seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu kesenian jawa yang masih eksis di tulungagung adalah wayang kulit. Kesenian wayang kulit ini menjadi sebuah tradisi turun temurun yang awalnya berasal dari kebudayaan masyarakat hindu di tanah jawa. Kemudian kesenian ini di kembangkan lagi oleh walisongo untuk menyebarkan agama islam. Maka itulah, di zaman sekarang ini kesenian wayang kulit bisa duduk bersanding dengan kesenian modern.

Perihal kesenian jawa khususnya wayang kulit ini, masyarakat tulungagung pada umumnya sering kali mengadakan pagelaran ini tak kala merayakan hari hari sakral seperti upacara pernikahan, bersih desa ataupun hari hari penting lainnya. Oleh sebab itulah pagelaran wayang kulit ini di maknai beragam oleh kalangan masyarakat.

Terus siapakah tokoh pewayangan asal tulungagung itu..?

< ki dalang Eko Kondo Prisdianto Pria asli kelahiran tulungagung pada tanggal 25 mei 1972 ini, merupakan seniman sekaligus abdi masyarakat. beliau selain menjadi dalang juga merangkap sebagai kepala desa kendal bulur kecamatan Boyolangu tulungagung. Lahir dari keluarga seniman wayang, membuat beliau banyak belajar dunia seni dari sosok ayahnya yang seorang dalang yang bernama KI MURDI KANDHA MURDIYAT. Awal karir ki dalang eko prisdianto ini ketika hari ke 40 wafatnya sang ayah ki dalang murdi kanda murdiyat. Sambutan masyarakat tulungagung sangat antusias di pagelaran perdana beliau ini. Hingga kini karir beliau di dunia seni wayang kulit masiih terang benderang menghiasi panggung senj di tulungagung.

Ki dalang Sun Gondrong Beliau lahir pada tanggal l 26 Juli 1966 di tulungagung. Beliau sejak kecil sudah menyukai dunia perwayangan, hingga kemudian beranjak dewasa akhirnya mendalami dunia wayang di surakarta, jawa tengah. Sampai kini ki dalang sue gondrong menjadi sosok seniman tulungagung yang paling di hormati, hingga para dalang dalang asal tulungagung yang bergabung di Pepadi (Persatuan Pedalangan Indonesia) Komcab Tulungagung mengangkat beliau sebagai ketuanya.

Sebenarnya ada beberapa talenta seni wayang kulit yang berasal dari tulungagung yang turut serta melestarikan budaya jawa. Dan tentu sosok sinden sukesi rahayu adalah salah satu contohnya. Meski tidak menetap di tulungagung tetapi kehadiran sinden sukesi rahayu di dunia seni turut serta membawa harum tanah kelahirannya tulungagung ini.

Topik selanjutnya yang perlu di garis bawahi atas eksistensi wayang kulit di tulungagung. Dari uraian di atas sudah saya sebutkan bahwasanya kesenian wayang kulit itu adalah sebuah kesenian yang bisa beradaptasi dengan keadaan serta waktu. Meski dalam sebuah pagelaran wayang kulit tersebut ada alur cerita (lakon) tetapi dalam sebuah lakon itu, seorang dalang bisa improvisasi dengan menyisipkan tema yang berkembang dalam masyarakat. Balutan musik gamelan yang mengiringi menjadi sebuah hiburan seni yang bisa dipadu dengan instrumeno modern. Maka itulah sebabnya wayang kulit selain menjadi sebuah warisan seni juga menjadi sebuah kontrol di tengah masyarakat. karena banyak sekali filosofi yang terkandung dalam alur cerita yang di bawakan oleh seorang dalang.

Menengok Konsep Wisata Modern di Pantai Prigi

Menengok Konsep Wisata Modern Pantai Prigi Trenggalek, Sangatlah beruntung Kabupaten Trenggalek di pegang seorang sosok yang masih muda, inovatif serta mencintai sebuah karya seni. Di tangan Emil DarDak ini sebuah konsep pariwisata yang modern mulai di kembangkan, selain untuk memberi kenyamanan para pengunjung tentu untuk lebih menarik para wisatawan luar daerah. Mengingat setelah jalan lintas selatan di buka, banyak sekali viral di masyarakat Tulungagung ataupun Trenggalek pantai pantai baru di bibir samudra hindia. Maka itulah Pantai Prigi yang selama ini menjadi ikon pariwisata di Trenggalek mulai berbenah dengan konsep yang lebih modern.


Perihal itu jelas selain bisa meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata, juga membuka minat para investor untuk membuka usaha lainya di sekitar kawasan teluk prigi. Jadi dengan itu semua potensi sumber alam yang ada di Trenggalek bisa terekspose. Dan karena itulah konsep pariwisata modern di pantai Prigi ini bisa sinergi dengan program program pementasan kemiskinan oleh pemerintah.

Bagaimana sebenarnya konsep pariwisata modern yang di kembangkan pemerintah daerah Trenggalek ini. Secara visual konsep yang dikembangkan mirip dengan pantai pantai yang ada di pulau dewata. Salah satunya adalah pembangunan panggung 360 derajat di bibir pantai prigi, konsep ini sangatlah fenomenal mengingat pantai prigi memiliki rutinitas menyajikan hiburan rakyat setiap tahunnya. Biasanya ketika malam pergantian tahun, wisatawan banyak sekali memadati area pasir putih yang indah di pantai prigi. Selain itu ada moment special yang biasa di sebut masyarakat setempat dengan larung sembonyo. Larung sembonyo ini menjadi sebuah tradisi turun temurun untuk memperingati hari dimana saat itu Raden Tumenggung Yudha Negara ,seorang kepala prajurit Kerajaan Mataram yang berhasil membuka wilayah Prigi dengan membuat perjanjian dengan penguasa laut selatan atas jaminan bersedia menikahi Putri Gambar Inten. Selain itu larung sembonyo ini juga menjadi acara simbolis para nelayan atas melimpahnya hasil laut.
Konsep panggung 360 derajat ini bisa di gunakan untuk pementasan berbagai kesenian tradisional ataupun pementasan acara acara modern. Konsep seperti ini bisa sangat singkrong dengan pemandangan laut pantai prigi yang sangat eksotis. Dan pementasan seni bisa di laksanakan pada malam hari ataupun pada siang hari. Serta para pengunjung bisa menyaksikan pementasan dari berbagai arah.


Seperti saat perhelatan PrigiFest 2017 (festival Pantai prigi) yang biasanya di laksanakan di kawasan pelabuhan ikan, kini bisa lebih semarak memakai panggung 360 derajat ini. Dan para pengunjung merasa sangat puas dengan konsep wisata modern pantai prigi 2017.

Konsep selanjutnya yang di kembangkan adalah tata ruang objek wisata pantai prigi. Seperti kebanyakan objek objek wisata di indonesia yang mulai berkembang. Problem yang banyak di hadapi dan kadang membuat kenyamanan pengunjung terganggu adalah kesemrawutan lokasi tempat wisata tersebut. Maka itulah konsep penataan ruang tempat wisata di pantai prigi mulai tahun 2017 inu mulai di realisasikan. Diantaranya menempatkan para pedagang di pinggir pantai ke area di luar garis pantai. Hal ini selain lebih tertata rapi juga membuat para pedagang bisa menjual dagangannya lebih praktis tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya.
Tata ruang selanjutnya adalah menertibkan area parkir kendaraan ke luar area garis pantai. Karena selama ini area parkir kendaraan kadang kadang pada hari libur sering meluber ke area pantai. Jadi terkesan pemandangannya jadi kurang menarik. Sekarang area parkir yang tertata di luar garis pantai membuat pengunjung bisa leluasa menikmati keindahan pantai prigi secara maksimal.

Konsep yang berikutnya di kembangkan untuk menjadikan pantai prigi sebagai objek wisata modern di Trenggalek adalah dengan menambahkan berbagai sarana pendukung pariwisata. Memang seperti yang anda ketahui jika anda pernah menginjakan kaki di pantai prigi ini. Di sekitar area pantai sudah banyak sarana pendukung pariwisata seperti hotel, tempat bermain, ataupun penjaga pantai. Tetapi sering kali banyak pengunjung yang kebingungan untuk mendapat informasi secara lebih detail.
Untuk hal itulah pemerintah daerah selaku pengembang pantai prigi akan lebih pro aktip dalam membuat kajian kelayakan hotel ataupun penginapan juga cafe cafe yang ada di sekitar daerah pantai. Dengan cara ini di harapkan para pengunjung bisa mendapat hotel di pantai prigi yang refresif untuk di jadikan tempat peristirahatan sembari menikmati keindahan alam pantai prigi.

Konsep Konsep di atas sangat di dukung oleh masyarakat setempat, karena masyarakat sendiri sadar jika pengelolaan pantai prigi semrawut maka akan berimbas pada perekonomian masyarakat itu sendiri. Jadi dengan konsep pariwisata modern ini tentu membuat banyak wisatawan yang berkunjung ke pantai pasir putih Trenggalek ini.


Dan sudah tentu kedatangan para wisatawan tidak hanya sekedar menikmati keindahan alamnya saja. Mereka tentu saja ingin merasakan sensasi kuliner khas Trenggalek ataupun kuliner seafood ala nelayan prigi yang terkenal sangat murah. Oleh sebab itu pemerintah daerah merangkul masyarakat sekitar untuk turut serta mengembangkan iklim pariwisata di pantai prigi ini.

Menengok kondisi pantai prigi sekarang ini tentu sebagai warga di kabupaten Tulungagung yang notabene bertetangga dengan kabupaten Trenggalek merasa iri. Jika membandingkan antara pantai prigi dengan pantai Popoh di Tulungagung sangat bertolak belakang. Pamor Keindahan Pantai Popoh Tulungagung sudah melewati masa keemasan sejak wafatnya Sumiran (Pendiri PR RETJO PENTUNG). Dan sekarang ini masyarakat tulungagung sendiri lebih condong menyukai Eksotika Pantai Gemah di Jalan Lintas Selatan Tulungagung yang secara prasana masih sangat minim.
Melihat hal itu tentu sangat lumrah karena di pantai prigi sendiri sering di adakan event event bertaraf nasional seperti event seri motor cross, perlombaan layang layang maupun event seperti Prigifest 2017. Jadi itu semua menjadi sebuah media promosi yang mampu mendongkrak popularitas pantai prigi.

Sebenarnya dengan popularitas pantai prigi yang semakin meningkat ini, secara tidak langsung berimbas pada pariwisata di wilayah tulungagung juga. Karena rute menuju ke pantai prigi selalu melalui kecamatan bandung, tulungagung. Dan di tempat tersebut juga menjadi persimpangan menuju pantai pantai yang ada di kabupaten Tulungagung. Jadi bila di maksimalkan kecamatan bandung ini bisa menjadi tempat yang strategis sebagai jembatan penghubung pariwisata tulungagung dengan Trenggalek.
Selanjutnya momentum hari raya idhul fitri yang akan datang, tentu akan banyak membuat wisatawan dari luar daerah mengunjungi pantai pantai indah yang ada di kedua wilayah tersebut. Dengan banyaknya wisatawan tersebut, otomatis pendapatan para masyarakat pesisir pantai akan bertambah, jika mereka mau menyediakan jasa pariwisata musiman.

pondok prigi cottage pondok prigi kabupaten trenggalek, jawa timur tarif pondok prigi hotel prigi watulimo prigi hotels & resort jawa timur prigi hotels & resort kabupaten trenggalek, jawa timur logano hotel kabupaten trenggalek jawa timur prigi hotels & resort trenggalek, jawa timur misteri pantai prigi trenggalek pantai pasir putih trenggalek jawa timur tiket masuk pantai prigi pantai karanggongso trenggalek hotel di pantai prigi trenggalek peta pantai prigi pantai pasir putih trenggalek kabupaten trenggalek, jawa timur 66382 pantai pasir putih trenggalek jawa timur 66382 tempat angker di trenggalek mitos gunung kumbokarno trenggalek penginapan pantai prigi trenggalek patung ikan pantai prigi tasikmadu watulimo gunung sepikul watulimo trenggalek tempat sakral di trenggalek cerita rakyat trenggalek peta pantai prigi trenggalek

Mengenal Wisata Religi yang ada di Tulungagung

Tempat Wisata Religi di Tulungagung ,Seperti yang kita ketahui bahwasanya Tulungagung dulunya adalah sebuah daerah berawa rawa, jadi penyebaran islam melalui beberapa tahap dan setiap daerah memiliki cerita religi sendiri yang merujuk pada tokoh tokoh ulama yang berjuang menyiarkan islam di daerah tersebut.
Jadi mumpung masih di bulan ramadhan ini ada baiknya anda sempatkan untuk berziarah ke makam para ulama ulama tersebut agar kita bisa mengambil hikmah dari perjuangan beliau itu.

wisata religi di tulungagung


Dan berikut ini beberapa tempat wisata religi yang ada di tulungagung yang bisa anda kunjungi :


Syeikh Syamsudin (Mbah Suryo / Mbah Guru Wali) di Pantai Popoh Tulungagung


Makam Syeikh Syamsudin (Mbah Suryo / Mbah Guru Wali) berada di dekat pantai Popoh Tulungagung.
Konon mbah wali singgah di tanah air lebih dulu sebelum masa wali songo.alah tokoh agama Islam di pulau Jawa sebelum zaman Wali Songo.
Namun tidak ada data resmi yang bisa dijadikan acuan perihal tersebut .


Pangeran Benowo di Bedalem Kecamatan Besuki Tulungagung


Pangeran Benowo merupakan figur kharismatik yang rela meninggalkan kemewahan hidup sebagai bangsawan dan memilih jalan menyiarkan agama islam.
Beliau melanglang buana di seantero pulau jawa dan di setiap persinggahan beliau selalu mendirikan musholla yang nantinya bisa di kembangkan oleh para masyarakat.
Pangeran Benowo akhirnya wafat di daerah besuki tulungagung dan di makamkan pula di tempat tersebut.


KHR. Abdul Fattah di Mangunsari Kecamatan Kedungwaru Tulungagung


KH. R. Abdul Fattah merupakan pendiri pondok pesantren Al- Fattah Mangunsari Tulungagung,
Beliau selain sebagai ulama juga pejuang melawan penjajah belanda / jepang di tulungagung.
Selain itu pula peran beliau juga dalam membuka makam makam ulama besar di tulungagung seperti kompleks makam pangeran benowo di bedalem
Beliau Wafat pada hari Selasa Pon, 3 Robiul Akhir 1372 H (29 Nopember 1954 M) dan dimakamkan di barat masjid pondok Mangunsari.


KH. Dimyathi 'Wali Dimyathi' di Desa Campurdarat Kecamatan Campurdarat


Kyai Haji Dimyathi, dilahirkan pada tahun 1875, di Dusun Kauman desa Campurdarat kecamatan Campur darat.
Semasa hidupnya beliau selain syiar agama juga tekun dalam bertani.
Sebagai ulama besar kyai dimyati di segani dan banyak memberi contoh tauladan untuk kita semua.
Dimana beliau mengajarkan keseimbangan antara beribadat juga dalam bekerja.
Pada tahun 1974 beliau KH. Dimyathi wafat dan dimakamkan di dusun Kauman Desa Campurdarat (dibelakang Masjid Daruttaibin Campurdarat), masyarakat Campurdarat dan sekitarnya menyebut makam mbah wali campur ada juga yang menyebut mbah wali Dimyathi. Wallohu a’lam.


Sunan Kuning di Desa Macanbang Kecamatan Gondang Tulungagung


Menurut masyarakat setempat, sunan kuning merupakan bangsawan dari kerajaan mataram yang melarikan diri dari serangan voc belanda.
Namun da pula di tempat lain yang lebih di yakini sebagai makam sunan kuning di semarang.
Tetapi apapun itu keyakinan masyarakat tidak berubah, bahwasanya makam yang ada di belakang masjid tiban desa macan bang ini sebagai makm sunan kuning.

Di Masjid Tiban Macanbang inipun juga terdapat benda-benda kuno. Masyarakat setempat terlanjur mempercayainya sebagai peninggalan Sunan Kuning. Benda kuna yang dimaksud anatara lain berupa bedug, mimbar khotbah, dampar untuk tadarusan dan kentongan kayu.


Nyai Fatimah Desa Tawangsari


Nyai Fatimah merupakan kartini dari tulungagung.
Beliau juga di kenal sebagai Nyai Lidah Hitam yang memiliki kesaktian mandraguna sama halnya seperti suaminya Kyai Abu Masur dari Desa Tawangsari.
Julukan Nyai Lidah Hitam di berikan oleh para penjajah belanda melihat sepak terjang nyai fatimah dalam melakukan syiar agama dan kesaktian beliau tersebut.
Makam Fatimah atau lebih dikenal Nyai Lidah Hitam di komplek pemakaman keluarga Kyai Abu Mansur di belakang masjid Tawangsari Kecamatan Kedungwaru.


Syeikh Basyarudin di Srigading Desa Bolorejo Kecamatan Kauman Tulungagung

Syeikh Basyarudin merupakan ulama besar yang ada di Tulungagung, selain itu beliau juga merupakan guru spiritual bupati tulungagung yang pertama.
Makam beliau yang berada di dusun Srigading, Kauman. Pada malam Jum’at legi makam ulama besar tersebut diziarahi pendatang dari berbagai daerah. Bahkan makam Syeikh Basyarudin sering diziarahi para santri dari pondok pesantren di berbagai daerah. Disekitar makam Syeh Basyarudin terdapat makam Bupati Tulungagung dan kerabatnya.
Untuk detail biografinya bisa lihat di Tokoh Legendaris Asal Tulungagung


RM. Djayeng Koesoemo di Demuk Pucanglaban Tulungagung


RM. Djayeng Koesoemo merupakan pendiri deaa Demuk, Pulanglaban.
Seperti yang sudah saya tulis di Tokoh Legendaris asal Tulungagung Part 2 , RM. Djayeng Koesoemo adalah anak dari Adipati RMT.Djayaningrat, sedang istrinya bernama R. Ayu Endang Ratna Palupi putri Bupati Japanan Mojokerjo.
Beliau keluar dari lingkungan kadipaten karena tak tega melihat warganya di siksa kaum penjajah.
Kemudian akhirnya beliau menetap di desa demuk, Pucang laban


Tumenggung Surontani Kertoyuda di Wajak Kecamatan Boyolangu Tulungagung


Tumenggung Surontani Kertoyuda dimakamkan di Gunung Budeg. Kertoyuda adalah Senopati Wajakpada era Surontani Kerto Koesumo. Bahkan dia sempat menggantikan Tumenggung Surantani Ariyo Koesumo disaatki Surontani I di tahan di Mataram, meski hanya sementara. Setelah Surontani I kembali ke Wajak menantunya diangkat sebagai Tumenggung Surotani II dengan gelar Kerto Koesoemo


Eyang Agung Tjokro Koesumo
Eyang Agung Tjokro Koesumo dimakamkan di dekat Candi Dadi Wajak Kidul.
Tidak banyak informasi tentang cerita masa hidup beliau.
Kebanyakan para peziarah datang dari berbagai daerah di wilayah pulau jawa ataupun bali


RMT. Djayadiningrat Adipati Tulungagung


RMT. Djayadiningrat merupakan Adipati Tulungagung yang sangat terkenal sebagai ulama juga pejuang melawan penjajah belanda.
Beliau seringkali mengumpulkan para ulama dan santri santrinya untuk berbagi ilmu tentang agama islam.
Beliau juga merupakan saudara pangeran diponegoro.
Akhirnya setelah wafat beliau dimakamkan di belakang Masjid Macan, Kedungwaru.


Syeikh Sarkowi Desa Ngujang


Makam Syekh Sarkowi berada di desa Ngujang Kecamatan Kedung Waru Makam tersebut berada di tengah sawah. Menurut cerita penemu makam tersebut adalah seorang pengusaha yang pernah ditolong Syekh Sarkowi.

Dimasa sulitnya seorang pengusaha tersebut pernah bertemu orang tua. Orang tua tersebut mendoakan semoga seorang yang berasal dari Nganjuk tersebut menjadi orang sukses. Pesan orang tua tersebut jika sudah sukses agar segera beribadah haji ketanah suci Makah.

Di saat menunaikan ibadah haji, pengusaha dari Nganjuk tersebut bertemu lagi dengan orang tua yang pernah berpesan untuk menunaikan ibadah haji jika sudah sukses.

Atas cerita tersebut itulah kemudian tempat itulah ramai di kunjungi masyarakat.


Itulah tempat tempat yang bisa anda kunjungi sebagai wisata religi yang bisa anda jadikan referensi dalam mengisi waktu anda di bulan ramadhan ini.
Atau bisa dapat anda kunjungi ketika singgah di kabupaten Tulungagung.


wisata religi islam
wisata religi jawa barat
wisata religi jawa tengah
paket wisata religi
tempat wisata religi di indonesia
tempat wisata religi di jawa timur
wisata religi wali songo
wisata religi malang
misteri terdapat di tulungagung
makam pangeran benowo tulungagung kabupaten tulungagung, jawa timur 66291
makam sunan kuning tulungagung
makam syekh sarkowi
sejarah mbah wali popoh
makam wali trenggalek
tempat angker di tulungagung
mbah guru wali popoh

Resep Masakan Ramadhan khas Tulungagung

Resep Masakan Ramadhan Khas Tulungagung,

Memasuki Bulan puasa Ramadhan ini, tentu pikiran kebanyakan ibu ibu rumah tangga selain menjalankan puasa itu sendiri.
Pasti mereka juga banyak di bingungkan dengan resep masakan apa yang akan di hidangkan untuk keluarganya ketika berbuka puasa ataupun saat sahur.
Dan untuk itulah di kesempatan ini saya akan membagikan resep masakan dari Tulungagung yang sangat cocok di jadikan menu berbuka ataupun saat makan sahur.


Jenang Grendol khas Tulungagung



Penampakan jenang grendol khas Tulungagung ini sebenarnya sama umumnya dengan jenang grendol orang jawa pada umumnya.
Tetapi Jenang Grendol dari Tulungagung ini memiliki ciri khas pada bahan pembuatanya.
Jika kebanyakan jenang grendol dari daerah lain memakai tepung beras tetapi jika di Tulungagung memakai tepung gaplek (singkong yang di keringkan)




Jenang Grendol dari Tulungagung sangat cocok dihidangkan sebagai menu pembuka saat berbuka (Tajilan) karena rasanya sangat manis dan bisa juga di tambah dengan es batu.
Selain itu jenang grendol ini juga punya kandungan karbohidrat yang tinggi.
Jadi dengan itu bisa sangat cepat memulihkan tubuh anda setelah menjalankan puasa seharian.



Bagaimana apabila anda tertarik untuk membuat resep takjil mudah dan murah.
Nah brrikut ini resep pembuatan jenang grendol khas Tulungagung.


jenang grendol


Bahan Pertama
8 sdm tepung ketan
2 sdm tepung tapioka
¹/2 sdt garam
secukupnya Air matang


Bahan Kedua
500 ml air
2 lmbr daun pandan
larutan pengental (3 sdm tepung
ketan+air secukuonya)
secukupnya Gula merah sisir
Kuah Santan:
1 bks kara kecil
200 ml air
1 lmbr daun pandan
¹/2 sdt garam


    Cara Membuat Jenang Grendol
  • Campur semua bahan pertama,kemudian aduk rata hingga bisa dipulung
  • Selanjutnya Bentuk adonan menjadi bulat2 kecil kira kira sebesar kelereng dan
    sisihkan.
    jgn lupa taburi tepung ketan biar tidak lengket
  • Langkah selanjutnta Masak bahan nomor dua hingga mendidih, lalu masukkan bulatan2 tadi, masak hingga mengapung sampai ±6 menit biar matang sempurna dan hilang bau tepungnya
  • Lalu kentalkan dgn larutan tepung ketan aduk cepat dan sisihkan
  • Masak bahan kuah santan sampai mendidih dan aduk menerus biar santan tidak pecah
  • Sekarang adonan jenang grendol sudah siap, siram adonan dengan santan campur gula tadi serta tambahan daun pandan sebagai pengharum.


Lodho Ayam Khas Tulungagung



Lodho ayam dari Tulungagung sangat cocok dijadikan menu buka bersama keluarga ataupun teman teman,
Aromanya sangat menggoda dan bisa membuat selera makan anda akan terbangun setelah seharian menahan nafsu makan dan minum.
Lodho Ayam Khas Tulungagung ini terasa nikmat jika di hidangkan bersama uletan sayuran yang di campur dengan ampas kelapa (janganan) dan nasinya memakai nasi gureh.


Heeeemz.
Daripada penasaran berikut ini contoh menu buka puasa Lodho ayam dari Tulungagung yang bisa anda gunakan sebagai resep masakan untuk berbuka bagi keluarga anda.



Lodho ayam


Bahan Bahan
400 gram Daging Ayam
3 siung Bawang Putih
5 gram Bawang Merah
2 cm Kunyit
2 cm Kencur
2 cm Jahe
3 cm Lengkuas (Laos)
2 batang Serai
2 lembar Daun Salam
2 liter Daun Jeruk
secukupnya Cabai (Cabe) Rawit
Hijau
1 liter Santan
3 sendok makan Minyak Goreng
1 sendok makan Gula Pasir
2 sendok teh Garam
1/2 sendok teh Lada (Merica)


Cara Membuatnya
siapkan bahan bahan di atas, kemuduan peras santan, kanil dan encer.
Selanjutnya haluskan bumbu dan tumis bumbu dalam minyak panas hingga harum.
Setelah itu barulah masukkan ayam, aduk.aduk dan tambahkan santan,tambahkan garam,gula dan sedikit lada bubuk,
aduk adyk hingga semua bumbu tercampur menjadi satu.
Setelah kira2 30 menitan angkat adonan dan siap di sajikan.


Sompel Pedas khas Tulungagung



Sompel pedas dari Tulungagung ini salah satu makanan yang paling cocok di pakai buat cemilan sehabis sholat tarawih.
Dulu sewaktu masih bujang, saya sering banget kalau pas ramadhan begini sehabis tadarus di masjid mencari warung sompel yang ada di desa sukoanyar ataupun desa ngunggahan di kecamatan bandung.
Sompel khas tulungagung sebenarnya mirip lontong atau ketupat sayur, tetapi kalau sompel ini biasanya di bungkus dengan daun pisang.



Bagaimana kawan daripada mencari warung sompel yang sudah sangat jarang di temui, mendingan buat di rumah sendiri.
karena aneka jajanan bulan puasa bikinan sendiri lebih terjamin kenikmatanya.



sompel tulungagung


Bahan Bahan
500 gram Beras
25 lembar daun pisang.
Air secukupnya.


Cara membuat Sompel pedas pertama cuci beras tadi kemudian tiriskan
Kemudian masukan beras tadi ke dalam daun pisang yang di gulung.
Selanjutnya masukan ke dalam open sekitar 1 setengah jam.


Agar lebih nikmat sompel ini di makan dengan sayur nangka muda dan kacang panjang yang sudah di masak 2 harian (Blendrang)


Soto Ayam khas Tulungagung


Soto Ayam dari tulungagung ini, sangat cocok di sajikan sebagai menu makan sahur untuk keluarga anda.
Karena biasanya nafsu makan ketika saat sahur itu sangat kurang.
Jadi soto Ayam bisa jadi alternatif makan sahur yang praktis dan bisa menambah selera makan anda semua.
Selain rasanya yang nikmat, aroma serta kehangatannya membuat badan kita semakin semangat dalam menjalankan ibadah puasa.
Dan soto Ayam khas Tulungagung ini bisa juga di jadikan menu berbuka yang istimewa untuk keluarga anda tentunya.


Adapun cara membuat soto Ayam ini cukup simple dan sepertinya anda bisa sangat mudah mempraktekkanya.





Bahan Bahan
1 ekor ayam kampung
2 liter air
Garam & sedikit gula pasir

Bumbu:
1.5 sdt merica butiran sangrai,
memarkan
1/3 butir pala, memarkan
5 siung bw putih, memarkan
2 cm jahe, memarkan
4 cm lengkuas, belah & memarkan
2 btg sereh, memarkan
4 daun jeruk, sobek2
3 lbr daun salam

Isian Menu :
Suwiran ayam goreng
Soun, seduh & tiriskan
Telur rebus, belah 4
Taburan:
Bawang goreng
Kripik kentang
Daun bawang (onion spring) iris halus
Seledri iris halus
Daun prei (leek) iris halus
Taoge pendek
Pelengkap:
Jeruk nipis
Sambal rebus (cabe rawit & sedikit
kemiri, rebus & haluskan, tambah
garam dikit)
Kecap manis
Kecap asin
Perkedel kentang
Nasi/lontong


Cara Membuat
Belah ayam jadi 2 bagian, kemudian Didihkan air, masukkan ayam dan
bumbu2 tadi.
simmer tertutup hingga ayam mulai empuk dan Tambahkan garam & gula, lanjutkan
simmering hingga empuk.
Tiriskan ayam, saring & takar kuah sebanyak 2 liter (tambah air panas jika kurang), buang ampasnya.
Goreng ayam hingga kuning kecoklatan, suwir2 untuk isian soto.
Didihkan kuah kemudian Susun bahan isian di mangkuk
Tuangi kuah panas, beri bahan taburan dan sajikan dengan pelengkap.


Bagaimana kawan resep resep masakan ramadhan dari tulungagung tentu menjadi sebuah sajian yang menarik untuk dicoba.
Tentu anda bisa menyesuaikan sendiri bahan bahanya ataupun bisa memberi varian kreatif atas resep makanan di atas sesuai kebutuhan selera anda.
Semoga dengan sajian resep tradisional di atas, puasa anda jadi lebir berkesan.

Petensi Usaha Kecil di Kecamatan Ngunut

Ngunut,Tulungagung Jawa Timur merupakan sebuah kecamatan di Tulungagung yang mayoritas masyarakatnya selain bertani juga menggeluti usaha kerajinan kecil.
Sejak tahun 1960an Daerah ini sudah terkenal dengan kerajinan pembuatan korek apinya.
Kemudian seiring perjalanan waktu banyak sekali para pengrajin lahir dengan berbagai jenis kerajinan.
Diantaranya industri kerajinan alat rumah tangga. duplikat suku cadang kendaraan bermotor, hingga perlengkapan tentara.






Ketelatenan serta kerja keras para pengrajin ini mampu membuat produk kerajinan dari Ngunut ini tidak hanya di kenal di nusantara saja.
Tetapi produk produknya mampu bersaing di tingkat internasional.
Meski sebagian besar produk dari pengrajin ini adalah produk tiruan tetapi kualitas tidak kalah dengan aslinya.





Dan untuk lebih mengembangkan kreatifitas para pengrajin ini, pemerintah setempat membangun sebuah SMK dengan jurusan UKM (Usaha Kecil Menengah)
Dengan adanya Sekolah UKM ini di harapankan para generasi muda di Ngunut bisa lebih terampil dan bisa membangun sektor UKM yang berkesinambungan.




Diantara produk kerajinan dari Ngunut yang paling terkenal adalah CV Maju Mapan ngunut tulungagung.
Industri rumahan ini mampu membuat banyak orang kagum, mengingat barang yang di produksi olehnya merupakan kelengkapan untuk Tentara Nasipnal Indonesia berupa parasut.
Menurut Pendiri CV Mapan Maju, Bapak Yafet Paiman awal cerita beliau terjun ke dunia kerajinan khususnya yang berkaitan dengan alat kelengkapan Tentara ini.
Beliau awali dengan membuat Perlengkapan
Perorangan Lapangan (Kaporlap) TNI seperti rangsel, tenda, kapolrim dan sejenisnya.




Setelah beberapa tahun membuat produk Kaporlap, akhirnya beliau mencoba membuat inovasi dan meningkatkan produknya dengan membuat parasut untuk orang (PUO)
Dan hasilnya sangat memuaskan, produk parasut cv maju mapan mendapat sudah banyak di gunakan oleh Tentara kita.
Walaupun beberapa kali produk parasutnya ini mengalami penolakkan.
Sekarang produk Parasut Maju Mapan tipe Garuda 1-P telah digunakan TNI-AD sebanyak 3.400 buah,




Industri Kecil di Ngunut juga banyak di dominasi kerajinan berbahan baku logam.
Dengan metode alih fungsi, logam logam bekas pabrik di olah menjadi perabot rumah tangga dan laim lain.
Para pengrajin memilah milah terlebih dahulu bahan yang digunakan, seperti Stainless untuk membuat sendok, garbu, sotel dan sebagainya.
Ada juga pengrajin yang memakai tong bekas untuk bahan pembuatan ornamen pagar tralis.
Dan ada di antara pengrajin yang membuat duplikat knalpot kendaraan ataupun suku cadang kendaraan yang berasal dari plat besi.



Begitu pesatnya perkembangan industri kecil di ngunut ini, membuat daerah ini di jadikan sentra industri kecil untuk kerajinan dari logam.
Dan seperti halnya produk parasut cv maju mapan, produk produk yang di hasilkan para pengrajin ini bisa bersaing di pasaran nasional maupun internasional.
Karena harga yang di tawarkan lebih murah serta kualitas yang mumpuni.




Potensi Usaha kecil menengah di Ngunut ini sangat potential di jadikan patner anda apabila ingin membuka jasa distributor perabotan rumah tangga yang murah.
Para pengrajin akan memberi harga potongan apabila anda memesan dengan jumlah yang banyak.
Dan juga anda bisa memesan langsung semua perabot rumah tangga itu di rumah para pengrajin.



Peluang usaha ini sangat cocok di kembangkan di daerah perkotaan ataupun bisa di pedesaan.
Bisnis grosir perabot rumah tangga ini biasanya akan semakin ramai ketika bulan puasa sampai lebaran.
Jadi jangan salah pilih mitra dan moment untuk memulai bisnis anda.




Pengrajin di Ngunut bukan tanpa problem, kadang masalah hak paten jadi kendala mereka untuk bisa bersaing di pasaran luar negeri.
Sama seperti kebanyakan para penggiat industri kecil di tanah air, problem pendanaan juga pemasaran menjadi batu sandungan bagi para pengrajin.
Campur tangan pemerintah di harapkan bisa lebih aktip untuk mendorong para pengrajin bisa lebih maju.



Itulah potensi salah satu kecamatan di tulungagung yang patut di apresiasi.
Bagi anda yang penasaran dengan potensi Usaha kecil menengah di tulungagung, silahkan baca berikut ini :





Kue Tradisional Khas Tulungagung yang Menjadi Legenda

Menyambut datangnya bulan ramadhan, ada sebuah tradisi Megwngang yang di laksanakan oleh mayoritas masyarakat Tulungagung.
Megengan ini biasanya di laksanakan menjelang pertengahan bulan ruwah sampai menjelang awal bulan ramadhan tiba.
Dan salah satu keunikan tradisi megengan ini adalah terdapatnya beberapa kue tradisional yang wajib di hidangkan.



Meski tradisi megengan ini sudah banyak mengalami perubahan dari segi penyajian juga tata caranya, tetapi kue kue tradisional seperti apem, mendut, jenang abang masih banyak di pertahankan.
Nah dari itu untuk sekedar mengingat saja, Di kesempatan ini saya akan mereview beberapa kue tradisional khas tulungagung yang melegenda.






APEM



Kue Apem ini menurut filosofinya berasal dari bahasa arab yang bermakna ampunan (memafaatkan)
Dan bahan dasar kue ini adalah tepung beras juga ragi serta gula.
Untuk mempercantik tampilannya biasanya di tambah pewarna makanan.
Ciri khas kue Apem ini biasanya di buat dengan cetakan bulat atau empat dimensi.
Kue Apem ini selain sering di gunakan untuk tradisi megengan juga banyak di sajikan saat acara tasyakuran.
Masyarakat tulungagung mempercayai bahwasanya dengan bersedekah dengan kue Apem ini akan mengingatkan bulan penuh ampunan telah tiba, jadi dengan itu ada semacam penyemangat untuk menjalankan puasa ramadhan dengan iklas.







MENDUT



Kue mendut merupakan kue tradisional khas Tulungagung yang cocok untuk di pakai oleh oleh ketika anda berkunjung ke Tulungagung.
Bahan dasarnya juga dari tepung beras ketan.
Dan ciri khas dari kui adalah lentur dan biasanya di dalam kui ini ada kinco manis yang terbuat dari parutan kelapa di tambah gula.
Serta di bungkus dengan daun kelapa yang berbentuk seperti piramida.

Kue mendut ini menjadi kue wajib yang banyak di hidangkan ketika acara acara tasyakuran juga tradisi megengan pula.
Salah satu keistimewaan kue mendut ini bisa di makan lebih dari seminggu.






Jenang Abang



Kue tradisional khas dari Tulungagung selanjutnya adalah jenang Abang.
Bahan dasar kue ini adalah beras dan gula merah,
Cara pembuatanya cukup simple biasanya nasi yang setengah matang di campur dengan gula merah di tambah daun salam.
Kue ini menjadi sebuah kue yang sakral karena senantiasa di hidangkan pada acara acara penting seperti tradisi megengan maupun acara tasyakuran.
Dan biasanya jenang Abang di hidangkan dalam sebuah piring.






Jenang Grendol



Kue ini merupakan kue tradisional yang unik dan banyak di gemari oleh anak anak karena rasanya legit juga kenyal kenyal.
Biasanya masyarakat Tulungagung menjadikan jenang grendol ini ketika acara sukuran kelahiran ternaknya seperti sapi juga kambing.
Tetapi ketika saat puasa ramadhan sering kali masyarakat menyajikan jenang grendol ini sebagian tajilan pembuka berbuka puasa.
Bahan dasarnya kue ini adalah tepung beras dan gula merah, serta ciri khasnya berbentuk bulat bulat yang di campur dengan juruh (air gula merah yang di campur dengan santan kelapa.





Lemper
Kue tradisional khas Tulungagung selanjutnya adalah kue lemper.
Bahan dasarnya kue ini beras ketan dan serondeng (parutan kelapa yang di campur gula merah)
Kemudian di bungkus dengan daun pisang
Kue Lemper ini banyak di jumpai saat acara acara becekan, dan biasanya di sajikan dengan di potong potong.
Seperti kue tradisional dari Tulungagung lainnya di atas, kue lemper ini sangat cocok untuk di jadikan cindera mata kuliner khas Tulungagung.
Selain enak untuk di jadikan sarapan bie juga di gunakan untuk bekal di perjalanan.




Jenang ketan



Kue Jenang ketan ini hampir pasti ada di hidangkan oleh masyarakat tulungagung ketika merayakan acara pernikahan (becekan)
Bahan dasarnya kue jenang ketan ini adalah beras ketan dan parutan kelapa.
Proses pembuatanya jenang ketan ini memakam waktu yang lama bisa sampai enam jam, tergantung berapa banyak adonan yang di gunakan.
Kue ini rasanya manis dan berminyak serta biasanya di sajikan dengan potongan persegi.
Karena di gunakan untuk jamuan acara besar, biasanya masyarakat tulungagung mengerjakan pembuatanya secara gotong royong.
Selain itu jenang ketan ini sangat cocok di jadikan oleh oleh khas dari tulungagung.





Sebenarnya masih banyak loo kue khas tradisional dari tulungagung yang beredar di kalangan masyarakat.
Kue kue yang saya sebutkan di atas banyak tersedia di toko oleh oleh khas tulungagung ataupun bisa anda dapatkah di banyak pasar tradisional.
Harga kue tradisional tersebut relatif murah,
Selain itu kue tradisional khas tulungagung menjadi sebuah jajanan pasar yang murah meriah.
Anda bisa juga menikmati Lodho Ayam khas Tulungagung yang sudah tentu akan membuat lidah bergoyang.




Lodho Ayam Kuliner Khas Tulungagung





Jadi Tulungagung selain memiliki banyak wisata alam, tetapi juga mewarisi beribu ribu resep Kuliner tradisional suku jawa.





Incoming Search for : kuliner malam di tulungagung,rumah makan di tulungagung,tempat romantis tulungagung, cafe di tulungagung, tempat makan murah di tulungagung, toko oleh-oleh khas tulungagung, tempat makan romantis di
tulungagung, tempat pacaran di tulungagung



Di Balik Penghargaan Satya Lencana Ketahanan Pangan Untuk Tulungagung

Penghargaan Satya Lencana Pembangunan bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan merupakan kado istimewa untuk bupati Tulungagung, Bapak ir Syahri Mulyo yang di berikan oleh Presiden Jokowi pada event Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan
(Penas KTNA) ke-15 yang digelar di
Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh pada hari sabtu tanggal 06 Mei 2017.






image by : m.timesindonesia.co.id


Sebagai seorang petani di kabupaten Tulungagung tentu saya sangat bangga dengan penghargaan tersebut, bahwasanya Pertanian di Tulungagung sudah banyak berkembang dan sudah pula di akui sebagai lumbung pangan nasional.
Sebuah hal yang sebenarnya sangat lumrah, karena semenjak di bukanya terowongan Niyama dulu.
Lahan pertanian yang subur di Tulungagung banyak menghasilkan berbagai hasil pangan yang melimpah setiap tahun


Dan Penghargaan Satya Lencana Pembangunan bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan bukan penghargaan yang pertama di terima kabupaten Tulungagung di bidang pertanian.
Sebelumnya sudah banyak koleksi penghargaan semacam ini di raih kabupaten Tulungagung.


Selanjutnya apakah penghargaan penghargaan tersebut bisa berimbas pada kehidupan para petani khususnya di wilayah Tulungagung ?
Mari kita lihat data statistik lahan pertanian yang ada di kabupaten Tulungagung,

Pada 2014, dengan luas lahan pertanian mencapai 47.238 hektare dengan tingkat produktivitas hingga 61,21 persen, dan mampu menghasilkan 289.083,32 ton beras



Memang dari data di atas, produksi pertanian di Tulungagung selalu mengalami surplus.
Akan tetapi lagi lagi Petani seperti saya ini tetap saja merasakan dilematis.
Karena jika di hitung hitung antara biaya produksi dengan hasil panen selalu pas pasan.
Dan kadang untuk balik modal saja sudah untung.



Contoh realitas yang banyak di hadapi oleh para petani adalah harga bibit yang melambung ketika musim tanam.
Kemudian di susul kelangkaan pupuk bersubsidi di pasaran.
Dan tentunya yang terakhir adalah anjloknya harga jual ketika musim panen


Sebuah ironi yang terus terang saya sendiri tidak mengerti, padahal sebagai negara agraria, tentu pemerintah sudah banyak planing tentang rancangan untuk peningkatan Industri Pertanian Nasional.
Upaya seperti merangkul beberapa BUMN serta Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) ternyata belum merata sampai ke pelosok pelosok desa.



Di wilayah kabupaten Tulungagung sendiri, sebenarnya upaya upaya mengubah pola penggarapan lahan pertanian secara konvensional ke pola modern sudah sering di lakukan.
Melalui Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) inilah pemerintah berupaya mengoktimalkan hasil swasembada pangan langsung kepada petani.
Agar sinergi dengan program program pemerintah, maka di buatlah sebuah Kelompok Kerja Tani di setiap lingkungan pertanian.
Adapun peran Kelompok Kerja Tani ini adalah sebagai wadah untuk para petani bisa mengelola hasil pertanian secara mandiri dan lebih menguntungkan para petani tersebut.



Salah satu konsep yang saya rasakan banyak manfaatnya buat para petani.
Karena selain bisa saling tukar pengalaman antar para petani.
Juga banyak metode metode yang di berikan oleh Balai Penyuluhan Pertanian seperti membuat varian bibit unggulan sendiri.
metode ini secara langsung di praktekkan oleh petugas BPP.
Jadi para petani tidak lagi tergantung pada produk produk bibit pertanian yang ada di pasaran.



Selanjutnya untuk lebih meningkatkan kualitas hasil pertanian, petugas BPP memberi arahan agar para petani membuat pupuk organik.
karena dengan memakai pupuk organik tersebut, maka akan membuat tanah lahan pertanian lebih subur dan bisa menghasilkan tanaman yang lebih tahan dengan ancaman cuaca maupun hama wereng dan potong leher.
Dan bahan pembuatanya juga banyak di temui di sekitar rumah para petani.
Hal ini bisa menjadi solusi di tengah ketergantungan petani pada pupuk orea bersubsiaidi



Kemudian metode perawatan tanaman juga menjadi sebuah intruksi yang perlu para petani perhatikan.
Menurut petugas BPP, metode konvensional yang selama ini di lakukan para petani sudah tidak sejalan dengan kondisi tanah lahan pertanian.
Beberapa metode perawatan tanaman mulai di kenalkan untuk di praktekkan para petani.
Dari mulai cara menanam benih, memupuk sampai antisipasi ancaman cuaca juga hama.



Dan yang terakhir adalah metode panen yang efektif buat petani juga untuk menjaga lahan pertanian tetap subur.
Metode baru ini merupakan kesinambungan antara peralihan musim.
Jadi para petani di anjurkan tidak membiarkan lahan terbengkelai setelah musim panen.
Sebaiknya petani melakukan pemupukan lagi agar kondisi tanah kembali subur dan jika musim tanam tiba maka kondisi tanah sudah stabil.

Selain memberi metode di atas, petugas balai penyuluhan pertanian juga memberi konsep pertanian secara agrobisnis.
Dimana para petani bisa lebih memaksimalkan industri pertanian yang lebih menjual di pasaran.
Karena jika terus terpaku pada musim maka tetap saja problema petani musiman akan terus terulang.



Di kelompok kerja tani saya sekarang atas saran petugas mulai mengembangkan menanam cabe, melon juga sayur sayuran.
Komoditas ini selain tidak mengenal musim juga lebih memiliki harga lumayan di bandingkan menanam padi ataupun jagung.
Selain itu jenis tanaman ini tidak hanya sekali panen.
Dan kebetulan lahan pertanian di desa saya sangat cocok untuk tanaman tersebut.



Tetapi tidak serta merta saya dan rekan Kelompok kerja tani melupakan padi sebagai tanaman produksi.
Ada beberapa rekan membuat alternatif menanam padi secara tumpang sari di Tengah tengah got tanaman cabe.
Metode tumpang sari ini bisa jadi solusi minimnya lahan garapan.
Dengan demikian lahan minim bisa lebih maksimal dan sangat menguntungkan petani


Selain upaya menyentuh langsung ke petani, upaya lain yang di lakukan pemerintah adalah perbaikan sarana irigasi.
Karena sebagian besar lahan pertanian di tulungagung merupakan area tadah hujan, seringkali jika musim kemarau banyak lahan pertanian yang kekeringan.
Untuk itu perbaikan sarana irigasi menjadi langkah tepat agar air dari sungai sungai di tulungagung bisa mengalir ke lahan pertanian.



Langkah berikutnya adalah pembuatan sebuah waduk di area lahan tadah hujan, upaya ini di maksudkan untuk menampung debit air ketika musim penghujan agar bisa digunakan mengairi lahan pertanian ketika musim kemarau.
Metode ini walaupun belum begitu maksimal karena masih dalam tahap pembangunan, jadi pengembangannya masih di upayakan.



Upaya selanjutnya adalah pemberian bantuan alat alat pertanian.
Dengan adanya bantuan alat pertanian ini, diharapkan agar para petani bisa mandiri dan bisa mengurangi biaya produksi.
karena dengan bantuan ini para petani bisa menghemat lebih 20 % dari biaya produksi.



Dan untuk lebih meningkatkan hasil produksi pertanian, pemerintah memberi
intensifikasi modal usaha tani dengan persyaratannya yang begitu mudah.
Selain itu bunga yang diberikan juga relatif rendah jika di bandingkan dengan kredit yang di tawarkan bank swasta.


Itulah beberapa upaya yang di lakukan pemerintah untuk pemberdayaan petani agar program ketahanan pangan yang di canangkan bapak presiden jokowi bisa tercapai.
Tetapi satu hal yang membuat banyak petani sering menggerutu adalah tentang sikap BULOG.
Sebagai badan urusan cadangan logistik nasional ternyata sering kali mengambil keputusan yang merugikan petani.
Sering kali pihak bulog yang mematok harga padi yang jauh di bawah harga pasaran para tengkulak yang dari kabupaten nganjuk.
Sampai sampai ketika musim panen 2016 kemarin, terjadi sebuah insiden penghadangan truk truk para tengkulak tersebut.
Kemudian beberapa petugas mendatangi para petani untuk menjual hasil panennya ke BULOG, karena saat itu stok logistik di gudang bulog menipis.
Sebenarnya petani mau mau saja memberikan ke BULOG asalkan harga tidak timpang dengan harga yang ada di para tengkulak.



Dari itu maka pemerintah harus lebih pro aktif agar para petani bisa hidup dengan layak juga untuk bisa menyerap tenaga kerja.
Karena mayoritas usia produktif di Tulungagung lebih banyak memilih bekerja jadi kuli bangunan ataupun merantau ke luar negeri.
Semoga dengan Penghargaan Satya Lencana Pembangunan bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan ini, Bisa memacu semangat pemerintah juga petani dalam mencukupi swasembada pangan di tanah air ini