Ranu Gumbolo Tulungagung | Taman Surga di Balik Waduk Wonorejo

Ranu Gumbolo Tulungagung merupakan objek wisata yang berada di balik Waduk Wonorejo Tulungagung.
Tempat yang cocok bagi anda pecinta wisata alam pegunungan, Karena di sini terdapat pemandangan hijau, serta pohon pinus yang tumbuh dengan subur.
Selain itu udara di sekitarnya sangat sejuk, membuat banyak orang menyebutnya Surga di Balik Waduk Wonorejo.




Ranu Gumbolo tulungagung




Istilah Ranu Gumbolo sendiri berasal dari bahasa jawa kuno, Ranu jika di artikan ke dalam bahasa Indonesia berarti Danau.
Kemudian Gumbolo memiliki arti pegunungan, jadi bila di gabungkan kedua kata tersebut berarti danau yang terletak di sebuah pegunungan.
Sepintas nama Ranu Gumbolo ini sangat mirip dengan Ranu Kumbolo yang berada di kaki jalur pendakian di kaki gunung semeru.



Memang Kedua objek wisata tersebut memiliki view yang hampir sama dan keduanya juga terdapat danau sebagai spot unggulanya.
Serta pemandangan pegunungan dengan pepohonan yang asri dan terawat.
Tetapi sebenarnya view view yang terdapat di kedua objek wisata itu berbeda.
Kebanyakan view Ranu Gumbolo mayoritas buatan atau hasil reboisasi, tetapi kalau Ranu Kumbolo lebih alami, dari segi danau maupun pepohonan yang ada.





Sejarah Ranu Gumbolo Tulungagung tidak lepas dari perkembangan penggunaan internet oleh masyarakat Tulungagung.
Banyak kemunculan destinasi wisata baru berasal dari situs jejaring sosial seperti facebook, twiter, istagram maupun hadil unggahan vidio di Youtube.
Dari berbagai postingan tersebut membuat banyak masyarakat yang tertarik, kemudian datang untuk mengunjunginya.



Dulu sebelum menjadi sebuah objek wisata seperti sekarang ini, view yang ada di sekitar Ranu Gumbolo hanya sebuah tempat favorit untuk memancing di waduk Wonorejo.
Letaknya yang sejuk serta hutan pinus yang alami, membuat para pemancing betah berlama lama dan area danau di sekitar itu terkenal terdapat banyak ikanya.



Kemudian menjelang tahun 2015 yang lalu, maraknya acara televisi yang memuat objek objek wisata yang masih alami.
Demam my trip my Adventure merabah sampai ke Tulungagung.
Banyak masyarakat mulai ikut ikutan ngetrip (mencari tempat wisata baru) dan akhirnya beberapa orang yang memposting seputar view di Ranu Gumbolo ini.




Lewat postingan mereka itulah, banyak masyarakat tertarik dan penasaran untuk mengunjunginya,
Lambat laun informasi seputar Ranu Gumbolo banyak di perbincangan di media sosial dan menjadi sebuah topik yang banyak di buru oleh masyarakat.
Buktinya ketika saya cek hasil pencarian tentang Ranu Gumbolo tertinggi di Google Trend, padahal saya menguji itu memakai keyword Tulungagung.



Melihat fenomenalnya Ranu Gumbolo ini, Pemerintah kabupaten Tulungagung melalui dinas pariwisata dan kebudayaan melakukan beberapa penambahan view di beberapa sisi.
Di antaranya pembuatan papan nama bertuliskan objek wisata Ranu Gumbolo, serta rumah pohon dan perlengkapan MCK.
Selain itu terdapat juga penyewaan perahu, hammock agar pengunjung betah berlama lama di sini.






Mari lebih dekat melihat Surga di balik Waduk Wonorejo ini..




pesona Ranu Gumbolo tulungagung





Seperti pada postingan saya tempo dulu tentang Waduk Wonorejo Tulungagung Jawa Timur kemarin.
Pesona keindahan alam di kaki gunung wilis ini menyihir banyak pasang mata.
Semenjak waduk Wonorejo di resmikan di tahun 2004, daerah sekitar waduk khususnya di tanggul waduk, di tanami ribuan pohon pinus dan jati.
Tujuan reboisasi ini lebih untuk menjaga tanggul agar tidak longsor dan memberi ekosistem pada satwa yang ada di sana.



Setelah lebih 10 tahun berlalu, kini pepohonan itu jadi rindang dan besar.
Letaknya yang berada di tanggul waduk Wonorejo membuat pohon pohon tersebut menjadi sebuah view yang indah.
Seperti waktu masih anak anak jika ada tugas menggambar, pasti dalam feeling anda termasuk saya yang muncul adalah pemandangan danau / sungai kemudian di pinggirnya terdapat pepohonan yang hijau.



Maka itu view Ranu Gumbolo ini banyak di gunakan untuk latar background Pree wedding, ataupun bisa di jadikan spot untuk selfi.
Selain itu pula tetap menjadi tempat favorit mancing di waduk Wonorejo.



Lanjut fasilitas penunjang di Ranu Gumbolo perlu di apresiasi, walaupun saya sendiri bingung tentang pihak yang jadi pengelola objek wisata ini.
Apakah dinas pariwisata, pihak waduk Wonorejo ataupun swadaya masyarakat, karena di sini pengunjung tidak di kenakan harga tiket masuk Ranu Gumbolo ini ( Gratis).



Tentang Fasilitasnya lumayan lengkap dan harganya juga murah meriah.
Seperti bila anda ingin menggunakan hammock (Seperti kursi tapi bisa buat tiduran )
pengunjung cukup mengeluarkan uang 5.000 rupiah, anda bisa tiduran sambil menikmati pesona alam pegunungan yang sejuk.



Kemudian penyewaan Perahu untuk berlayar menikmati keindahan alam sekitar waduk Wonorejo, untuk tarifnya lumayan murah juga.
Anda cukup membayar 7.000 rupiah dalam satu trayek, bila satu kali putaran belum puas bisa nambah lagi dan tarifnya silahkan kompromikan dengan pemilikya.



Ada juga rumah pohon yang bisa melihat keindahan Ranu Gumbolo dari ketinggian, dan hal ini moment yang istimewa untuk di jadikan kenang kenangan.
Dan tarifnya hanya 3000 rupiah lo.




rumah pohon di Ranu Gumbolo




Sebagai destinasi wisata yang masih baru, Ranu Gumbolo perlu di tingkatkan dari fasilitas pendukungnya, khusus untuk wahana permainan anak anak.
Seperti saya ini yang memiliki balita, jika mengajak anak kita dan di tempat wisata tersebut tidak ada wahana permainan anak anak.
Maka akan membuat si anak cepat jenuh dan mengeluh minta pulang.



Yang kedua perlu di perhatikan baik oleh pengunjung maupun pengelolanya adalah faktor kelestarian dan kebersihan objek wisata tersebut.
Banyak kasus tempat tempat wisata yang awalnya indah, bersih juga rapi, setelah objek wisata tersebut ramai berubah jadi kumuh dan banyak coretan tangan tangan jail yang mencoret coret view view yang ada.



Hal terakhir yang saya rasa penting adalah seputar informasi objek wisata Ranu Gumbolo ini.
Saya banyak menjumpai beberapa pengunjung dari luar daerah kebingungan menuju tempat ini.
Dan sebagian was was bila berkunjung ke sana membawa mobil apakah bisa masuk atau tidak.
Informasi seperti itulah yang sangat di butuhkan oleh pengunjung dari luar kota.





Rute menuju Ranu Gumbolo ini sangat mudah di tempuh dari berbagai arah wilayah Tulungagung.
Jika anda dari arah kota Tulungagung bisa lewat arah menuju kabupaten Trenggalek.
Kemudian sampai gondang nanti melihat Reklame menuju Waduk Wonorejo belok kanan.
Dan ikuti jalan tersebut yang berkelok kelok melewati sentra industri batu bata /genteng juga alam pegunungan yang hijau.
Setelah masuk area waduk Wonorejo lurus saja.
Kemudian sampai di pertigaan SDN 02 Mulyosari belok kanan dan ikut jalur tersebut sampai ketemu tempat parkir Ranu Gumbolo.
Setelah sampai dan memarkirkan kendaraan anda, lalu untuk menuju ke Ranu Gumbolo pengunjung bisa jalan kaki.



Rute kedua menuju Ranu Gumbolo yang bisa anda tempuh sebagai alternatif dan akses jalannya juga lebih mudah adalah melewati pertigaan cuwiri ( jalan alternatif tulungagung-kediri).
Sampai di perempatan cuwiri tersebut jika anda dari arah kota Tulungagung lurus saja, Kemudian sampai gerbang pintu masuk terus saja, nanti akan menemukan pertigaan SDN 02 Mulyosari belok kanan, jika belok kiri arah waduk Wonorejo.
Setelah belok kiri ikuti rute tersebut dan nanti akan terdapat papan nama Ranu Gumbolo silahkan parkir kendaraan anda.





Bagaimana apakah anda tertarik ke Ranu Gumbolo.



Jika berminat jangan tunda tunda lagi sebelum tiket masuknya berbayar.
Tapi perlu di perhatikan jika cuaca sedang hujan perlu hati hati karena jalan akan licin dan banyak view di Ranu Gumbolo kurang maksimal untuk di nikmati.



Khusus bagi anda yang dari luar daerah, apabila hendak berkunjung tidak perlu was was dengan tranportasi anda.
Apapun tranportasi darat yang anda gunakan bisa di gunakan menuju objek wisata Ranu Gumbolo ini.



Semoga review Ranu Gumbolo | Taman Surga di Balik Waduk Wonorejo ini menjadi sebuah wawasan mengenai objek wisata Ranu Gumbolo yang terkenal seperti Taman Surga ini.
Bila ada hal hal yang perlu di revisi silahkan tulis di komentar atau kontak saya via facebook maupun email yang terte di halaman about.

Silahkan berkomentar yang membangun sebuah diskusi. ..
No SPAM No SARA

Click to comment
 
close